Tuesday, February 15, 2011

AKU dan aku

AKU dan aku tak terpisah atas raga.

AKU yang tak terpengaruh oleh dimensi waktu kadang tak kusadari keberadaannya.

Karena pikiran menghalangi keAKUanku...

Bahkan ketika AKU mengetuk pintu terdalam hatiku, begitu lirih...

Dan semakin lirih ketika aku tak menghiraukannya

hingga saat AKU membisikkan sesuatu padaku, aku sudah tak mendengarnya.

AKU adalah nurani, dan aku adalah pikiran.

Tuesday, February 1, 2011

PAHIT

Pahit adalah susunan yang tidak menyenangkan. Tapi cukup beruntung jika hanya lidah yang merasakan.

Karena jika hati yang mencicipinya, seluruh tubuh akan bereaksi perlahan... ke arah penderitaan.

Dia hanya boleh tau agar menjadi peka

Jangan membuat kata itu hidup di dalamnya, apalagi dengan sengaja menghidupinya.

Rasakan kepahitan seperti meminum jamu. Pahit sesaat adalah sewajarnya.

"itung-itung buat ngetes fungsi lidah :p"

sisanya, rasakan manfaatnya untuk memberi kebahagiaan di seluruh sisa bagian tubuhmu.

Saturday, January 29, 2011

PULANG

Ingin pulang...

Bukan kembali ke waktu kecil saat rumah masih ada

Tapi pulang ke ibu bapak kini berada

Lelah, capek, ngilu di hati membawa keinginan berkepanjangan untuk pulang.

 

: Bu, pak... aku pulang... :)

Friday, January 28, 2011

SEBENTUK HATI Part.II

Saya mengingat seseorang yang dulu menaruh hatinya di meja.

Yang setiap hari menanyakan perihal hatinya,

apakah masih ada di atas meja.

 

Suatu hari, hatinya saya bawa walaupun bersama hati yang lain.

Dia senang, saya juga senang...

Tetapi hari ini hati itu hilang.

Katanya, karena saya menaruhnya di tempat yang salah.

Padahal saya bilang tempat itu adalah tempat terbaik yang saya punya,

untuk menaruh hatinya.

Sayang dia tidak menerima.

Dan saya tidak lagi memiliki hatinya.

 

Sekarang hati itu pergi dengan segala caci maki.

Tuesday, January 18, 2011

MISERY

Hidup di kehidupan yang tidak dapat dipijak.

Menjadi manusia lain, bukan diri sendiri.

Karena tak mampu, karena hidup tanpa pijakan.

 

Jika tanpa pijakan jangan mencoba berdiri...

Memaksakannya hanya akan membuatmu jatuh.

Jatuh adalah menyakitkan.

Dan menyakitkan adalah kehidupanmu sekarang.

Akui saja.

Saturday, January 8, 2011

TITIK

Ada titik berjalan menjauhi kalimat.

Menginginkan kalimat tersebut berlanjut, tidak berhenti.

Namun memang harus disudahi,

Jika tak mampu lagi menulis kata pengharapan di ujung kalimat.

Mungkin penempatan titik masih ragu-ragu,

sehingga ia masih mampu berjalan menjauh.

Coba benamkan lagi, benamkan sedalamnya !

Jika memang tidak bisa berusaha lagi membuat harapan,

biarkan kalimat itu terhenti sampai disini

meski masih banyak halaman yang belum terisi.

Tuesday, December 21, 2010

SEBENTUK HATI

Seseorang mengetuk pintu dan menitipkan sebentuk hati pada saya.
Saya tidak mengulurkan tangan hingga ia menaruhnya diatas meja.
Kemudian ia kembali ke pintu...
dan pergi...

Sebelumnya ia sempat berpesan bahwa setiap hari akan mengetuk pintu saya
untuk menanyakan perihal hatinya di atas meja.
Hari ini saya pulang dan memandangi hatinya yang masih berada di atas meja, tidak saya bawa.

Entah diketukan keberapa orang itu akan mendapati hatinya tidak lagi berada disitu.
Karena saya pun tidak tahu kapan akan membawanya,
bersama atau tidak bersama hati yang salah,
yang sedang saya bawa sekarang...